Industri pulp dan kertas global terus mengalami volatilitas yang signifikan pada tahun 2025. Dengan fluktuasi harga pulp NBSK dan BHKP yang berkelanjutan, pasar dipengaruhi oleh biaya energi, ketersediaan sumber daya hutan, dan kebijakan perdagangan. Laporan ini merangkum tren harga pulp terkini, pendorong pasar, serta dampaknya terhadap jenis kertas utama termasuk FBB, kertas seni dilapisi, kertas kraft, dan kertas termal.
Menurut pembaruan pasar terkini dari Fastmarkets RISI dan EUWID:
Harga BHKP di China menunjukkan sedikit kenaikan karena permintaan yang stabil di sektor kemasan dan kertas khusus.
Harga NBSK di Eropa tetap tinggi, mencerminkan pasokan yang ketat dan biaya energi pabrik yang meningkat.
Produsen Amerika Selatan, termasuk Suzano, telah mengumumkan kenaikan harga yang didukung oleh permintaan ekspor yang kuat dan persediaan global yang rendah.
Secara keseluruhan, pasar pulp global menunjukkan harga yang kuat dengan kemungkinan kenaikan lebih lanjut karena kendala pasokan yang terus berlanjut.
(1) Kenaikan Biaya Energi dan Bahan Kimia
Harga gas alam dan listrik yang tinggi, terutama di Eropa, telah mendorong kenaikan biaya produksi. Bahan kimia pemutih—seperti soda kaustik dan hidrogen peroksida—juga terus naik, berkontribusi pada biaya produksi pulp yang lebih tinggi.
(2) Kebijakan Impor dan Regulasi Perdagangan Global
Pembatasan China pada impor serat daur ulang meningkatkan ketergantungan pada pulp virgin.
Fluktuasi tarif angkutan dan ketidakstabilan geopolitik mempengaruhi logistik pulp dan siklus pengiriman.
Negara-negara Asia Tenggara terus menyesuaikan tarif impor untuk produk pulp dan kertas.
(3) Ketersediaan Sumber Daya Hutan
Wilayah British Columbia di Kanada menghadapi kendala pasokan akibat kerusakan akibat kebakaran hutan.
Negara-negara Nordik menerapkan kebijakan pengelolaan hutan yang lebih ketat.
Brazil memperluas kapasitas produksi, meningkatkan pasokan global jangka panjang.
Faktor-faktor ini bergabung menciptakan ketidakpastian dalam keseimbangan pasokan dan permintaan pulp.
FBB sangat bergantung pada pulp kayu keras dan kayu lunak. Kenaikan harga pulp telah mengakibatkan penyesuaian harga ke atas dari pabrik papan utama. Permintaan tetap kuat di kemasan makanan, kosmetik, dan farmasi.
Kertas Seni Dilapisi (C2S / C1S)
Pasar kertas seni sensitif terhadap pulp dan bahan kimia pelapis. Kenaikan harga BHKP dan lateks meningkatkan biaya produksi. Harga ekspor selanjutnya dipengaruhi oleh tarif pengiriman yang bervariasi.
Kertas kraft bergantung pada pulp kayu lunak berserat panjang. Harga NBSK yang tinggi, bersama dengan kenaikan biaya angkut, mendukung kenaikan harga di seluruh jenis kraft karung dan kraft kemasan.
Produksi kertas termal dipengaruhi oleh perubahan harga pulp dan pergeseran ke pelapis termal bebas fenol. Biaya bahan baku yang lebih tinggi berdampak pada harga keseluruhan, sementara permintaan tetap stabil untuk struk POS, label pengiriman, dan aplikasi logistik.
Perkirakan fluktuasi harga pulp yang berkelanjutan disebabkan oleh biaya energi dan kendala pasokan.
Pertimbangkan kontrak harga jangka pendek (1–3 bulan) untuk mengelola stabilitas biaya.
Pantau pembaruan dari produsen pulp utama seperti Suzano, UPM, dan Södra.
Opsi FBB dan kraft yang ringan dapat mengurangi biaya pengemasan.
Tetap waspada terhadap tren logistik global, karena harga angkutan secara langsung mempengaruhi biaya landed produk kertas.
Tren harga pulp global pada tahun 2025 sangat dipengaruhi oleh pasar energi, dinamika sumber daya hutan, dan kebijakan perdagangan internasional. Karena harga tetap bergejolak, baik produsen kertas maupun pembeli global harus mengikuti perkembangan pasar dengan cermat dan menyesuaikan strategi pengadaan sesuai. China Paper akan terus menyediakan pembaruan yang andal tentang tren pasar pulp dan kertas untuk mendukung mitra di seluruh dunia.
Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi yang paling sesuai dan produk yang andal!
Block A, China Shine Plaza, No. 9 Linhexi Road, Tianhe District, Guangzhou City, Guangdong Province, China